Kamis, 24 Januari 2008

"mulai nulis lagi ahh..."

Yah…Begini aja deh…

Maaf kepada Tuan-tuan penyampai risalah, kehormatan adalah membiarkan diri kita tidak di koyak-koyak oleh siapapun.

Maaf untukmu Tuan-tuan penyeru kebajikan, mata dari masing-masing kita berbeda memandang.

Maaf kepada Tuan-tuan penebar senyum, akalku bertanya “kenapa tak ada cara lain untuk berubah selain keterpaksaan??”.

Maaf untukmu Tuan-tuan pemegang petunjuk arah, cukup hati ini kujadikan radar agar jalanku tak tersesat.

Maaf untukmu Tuan-tuan,

Maafkan aku.

Jakarta, 24 Januari 2008

Tempatku berdialog dengan jiwa-jiwa

0 komentar: